Perbedaan antara konseling dan psikoterapi | Konseling vs Psikoterapi

Anonim

Konseling vs Psikoterapi konseling, psikoterapi, apa itu psikoterapi, definisi psikoterapi, konseling, konseling, perbedaan antara konseling dan psikoterapi, Konseling dan Psikoterapi sering dianggap sama nyatanya, meski ada perbedaan di antara keduanya. Memang benar materi pelajaran konseling dan psikoterapi bisa tumpang tindih. Namun, ada perbedaan dalam konseling dan psikologi. Konseling mengacu pada proses di mana konselor

dan berkonsultasi dalam upaya menemukan solusi atas masalah yang dihadapi konseli. Ini lebih merupakan panduan, bukan memberi nasihat. Psikoterapi, di sisi lain, juga merupakan proses di mana terapis dan klien terlibat dalam usaha untuk menemukan solusi atas suatu masalah. Namun, tidak seperti konseling, fokusnya pada masalah individu, psikoterapis lebih tertarik untuk memahami dan menemukan solusi untuk masalah kronis dan berbagai gangguan. Melalui artikel ini mari kita periksa perbedaan antara Konseling dan Psikoterapi. Apa itu Konseling? Konseling mengacu pada proses

a

dimana konselor akan membimbing konseli

dengan tujuan menemukan solusi atas masalah yang dihadapi konseli. Konselor akan membimbing konseli selama proses berlangsung, alih-alih menasihatinya. Konseling memungkinkan seseorang untuk melihat masalahnya dalam berbagai perspektif. Ini biasanya tugas konselor. Dia akan menciptakan suasana di mana konseli belajar untuk mengeksplorasi semua kemungkinannya sebelum sampai pada sebuah solusi atau keputusan. Solusi ini tidak diberikan oleh konselor, tapi oleh konseli dirinya sebagai konselor hanya akan membimbing individu. Dalam konseling, sangat penting bahwa konselor mematuhi kode etik, yang kerahasiaan diperlakukan dengan sangat hormat. Karena dalam konseling konseli mengungkapkan informasi pribadinya, konselor perlu menjaga kerahasiaan.

Menurut psikologi Humanistik, seorang konselor perlu mengolah kualitas tertentu yang akan memungkinkannya membantu klien dengan sebaik mungkin. Empati dan perhatian positif tanpa syarat adalah dua dari kualitas utama yang perlu dikembangkan oleh konselor. Empati mengacu pada kemampuan untuk memahami individu lain dari sudut pandangnya; Ini juga dikenal sebagai 'masuk ke sepatu orang lain. "Ini memungkinkan orang tersebut untuk melihat perspektifnya. Tetapi konselor juga tidak boleh terlibat dengan masalah ini secara emosional dan objektif.Juga, seorang konselor seharusnya tidak menghakimi dan kritis. Sebaliknya, dia harus tulus dengan kliennya.

Empati adalah salah satu kualitas utama seorang konselor

Apa itu Psikoterapi?

Psikoterapi mengacu pada

proses penyembuhan, yang memungkinkan klien untuk memperbaiki perilaku maladaptif

. Namun, tidak seperti konseling yang relatif singkat, psikoterapi merupakan pengobatan yang lebih lama. Fokus utama pada psikoterapi melampaui masalah sehari-hari individu menjadi masalah mental dan fisik kronis. Dalam psikoterapi, sesi konseling bisa disertakan, tapi bukan sebaliknya. Ini karena seorang psikoterapis bisa melakukan konseling. Namun, konselor tidak bisa melakukan psikoterapi. Selain itu, seorang psikoterapis membutuhkan lebih banyak keterampilan daripada seorang konselor karena ia perlu mengeksplorasi isu-isu secara mendalam seperti ketidaksadaran. Ini menyoroti bahwa istilah konseling dan psikoterapi tidak dapat digunakan secara bergantian.

Apa perbedaan antara Konseling dan Psikoterapi? Definisi konseling (konseling) dan psikoterapi: • Konseling mengacu pada sebuah proses di mana konselor akan membimbing konseli dengan tujuan untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi konseli yang sebagian besar terkait dengan hari ke hari hari kehidupan • Psikoterapi adalah proses penyembuhan dimana terapis dan klien terlibat dalam usaha untuk menemukan solusi untuk masalah kronis yang bisa emosional atau fisik. Fokus:

• Konseling berfokus pada masalah sehari-hari individu.

• Psikoterapi melampaui masalah sehari-hari individu menjadi masalah mental dan fisik kronis.

• Durasi:

• Durasi konseling singkat.

• Dalam psikoterapi, durasi lebih lama.

• Keterampilan:

• Seorang psikoterapis memiliki lebih banyak keterampilan dibandingkan dengan seorang konselor karena melampaui kemampuan konseling dasar.

• Seorang psikoterapis dapat melakukan konseling, namun seorang konselor tidak dapat melakukan psikoterapi.

• Konseling dan Psikoterapi:

• Konseling dapat disertakan dalam psikoterapi, namun psikoterapi tidak dapat disertakan dalam konseling.

Gambar Courtesy:

Konseling oleh Joe Houghton (CC BY 2. 0)

Psikoterapi oleh Bliusa (CC BY-SA 4. 0)