Perbedaan Antara Hail dan Sleet Perbedaan Antara

Anonim

Hail vs Sleet

Studi tentang atmosfer atau meteorologi dimulai beberapa ribu tahun yang lalu, namun perkembangannya besar mulai dari abad ke-18. Ini digunakan untuk mengukur interaksi antara atmosfer bumi dan suhu, tekanan udara, uap air, dan aspek lainnya. Hasil penelitian ini digunakan dalam peramalan cuaca yang sangat berguna dalam transportasi, pertanian, militer, dan dalam usaha manusia lainnya yang dapat dipengaruhi oleh perubahan cuaca.

Hujan adalah yang pertama yang diukur karena dapat dilihat, dan ini paling sering terjadi di semua tempat. Perangkat pertama yang digunakan untuk mengukur curah hujan dan hujan adalah alat ukur hujan, anemometer, dan higrometer. Presipitasi adalah produk dari uap air kondensasi yang jatuh ke bumi akibat gravitasi. Bisa berupa air cair (hujan dan gerimis), air cair yang membeku saat kontak dengan permukaan (hujan beku atau gerimis), atau air beku (salju, jarum es, hujan es, dan hujan es).

Hujan adalah curah hujan padat yang mengandung gumpalan es yang memiliki bentuk tidak beraturan dan disebut batu hujan yang bisa berkisar dari. Diameter 20 sampai 7, 9 inci. Hal ini terbentuk saat badai petir yang kuat. Thunderclouds dengan gerakan angin yang kencang atau gerakan ke atas udara yang dikombinasikan dengan kandungan cairan tinggi yang menghasilkan tetesan air besar dan tingkat suhu di bawah titik beku menghasilkan hujan es. Karena tumbuh dalam ukuran, ia jatuh lebih cepat ke tanah.

Efeknya bisa menghancurkan bangunan dan struktur lainnya serta tanaman pangan, ternak, dan kehidupan manusia. Satelit dan radar cuaca digunakan untuk mendeteksi badai petir yang mungkin menghasilkan hujan es, dan peringatan dikeluarkan untuk mencegah kerusakan serius pada properti dan kehidupan. Sementara hujan es biasanya terjadi di musim panas atau saat cuaca hangat, curah hujan padat lainnya terjadi saat musim dingin, hujan es. Hal ini juga disebut sebagai pelet es yang kecil, bola es kristal.

Ini lebih kecil dari hujan es dan terbentuk saat awan lebih hangat daripada udara di bawahnya dan bila hanya ada sedikit updraft. Itu tidak membeku di awan tapi membeku di udara dingin saat jatuh ke bumi. Tidak seperti hujan es, tidak mengumpulkan lapisan air beku sehingga kecil dan meleleh dengan cepat.

Ringkasan:

1. Hujan adalah semacam curah hujan padat yang terdiri dari benjolan es yang bentuknya tidak beraturan sementara hujan es adalah jenis presipitasi padat yang terdiri dari bola es kristal kecil.

2. Hujan biasanya terjadi saat cuaca hangat khususnya saat terjadi badai petir sedangkan hujan es terjadi saat cuaca dingin atau musim dingin.

3. Hujan mengumpulkan lapisan air beku saat hujan es tidak.

4. Hujan terbentuk dengan awan dahsyat dengan kandungan cair tinggi dan suhu dengan arus angin yang kuat saat hujan es turun dari awan karena hujan dan berubah menjadi hujan karena bersentuhan dengan udara dingin di atmosfer.

5. Sleet lebih kecil dan kurang merusak saat hujan es lebih besar dan lebih merupakan ancaman terhadap sifat dan kehidupan.