Perbedaan Antara Nyanyian dan nyanyian Perbedaan Antara

Anonim

Song vs. Himne

Lagu dapat didefinisikan sebagai lirik apapun dengan nada. Ketika kita berbicara tentang musik yang mengacu pada nyanyian rohani dan nyanyian, sebenarnya berarti kita mencoba untuk membedakan antara "nyanyian rohani" dan "nyanyian pujian" dan bukan sembarang lagu. "Lagu sembahyang" ini juga disebut "lagu pujian", dan nyanyian rohani disebut "himne tradisional. Himne nyanyian tradisional dianggap lagu formal yang dinyanyikan kepada Tuhan oleh seluruh jemaah dalam ibadah umum. Mazmur metrik juga bisa dianggap himne.

Untuk nyanyian rohani tradisional ada lagu himne tertentu seperti "Amazing Grace" yang selalu dinyanyikan ke New Britain. Hal utama tentang nyanyian nyanyian rohani adalah ritme (8. 8. 8. 8.). Lirik lagu himne dan melodi bisa saling dipertukarkan.

Musik yang digunakan oleh musisi terlatih untuk menyebut himne disebut "chordal. "Chordal memiliki harmoni, melodi, dan ritme. Fungsi utama musik dalam nyanyian rohani adalah untuk menekankan kata-kata.

Nyanyian rohani dan struktur mereka berasal atau berasal dari musik klasik. Seringkali harmoni empat bagian.

Nyanyian nyanyian telah dinyanyikan selama lebih dari ratusan tahun dan menggabungkan musik, melodi, dan harmoni sedemikian rupa sehingga memperkuat positifitas.

Puji Lagu atau Lagu Ibadah

Puji nyanyian, juga disebut nyanyian pujian, adalah nyanyian informal yang dinyanyikan di gereja-gereja untuk memuji Tuhan.

Musik adalah fitur pendefinisian utama lagu pujian dan bukan lirik atau kata-kata.

Mereka memiliki banyak pengulangan bukan harmoni empat bagian. Rentang musiknya terbilang terbatas, dan tidak terpengaruh musik klasik.

Dalam lagu pujian, satu orang atau kelompok melakukan keseluruhan lagu, dan lagunya disertai oleh banyak alat musik bukan hanya sebuah organ.

Puji lagu bukan lagu tradisional. Mereka dipengaruhi oleh budaya sekarang, dan lagu baru disusun secara teratur.

Dipercaya bahwa lagu pujian diperkenalkan pada tahun 1960an. Beberapa lagu seperti "Yang Mulia" termasuk dalam nyanyian rohani. Namun, penyertaan lagu secara tradisional di himne tidak menjadikannya sebuah nyanyian rohani.

Ringkasan:

1. Nyanyian rohani dianggap sebagai nyanyian rohani; sebuah lagu yang dianggap sebagai lagu pujian juga disebut lagu pemujaan.

2. Nyanyian rohani selalu dinyanyikan dengan irama atau ritme yang sama seperti 8. 8. 8. Melodi dan lirik nyanyian rohani bisa saling dipertukarkan. Setiap lagu pujian memiliki musik sendiri dan lirik terpisah seperti lagu lainnya.

3. Penekanan utama pada himne adalah kata-kata yang dimainkan hanya dengan organ, dan musiknya disebut chordal; Penekanan utama dalam lagu pujian adalah pada musik dan bukan kata-kata. Lagu-lagunya dimainkan dengan banyak instrumen.

4. Nyanyian rohani dan struktur mereka telah diturunkan atau berasal dari musik klasik.Seringkali harmoni empat bagian; Lagu pujian tidak berasal dari musik klasik namun lebih dipengaruhi oleh budaya saat ini dan tidak memiliki harmoni empat bagian.

5. Nyanyian nyanyian telah dinyanyikan selama lebih dari ratusan tahun; lagu pujian diperkenalkan pada tahun 1960an.