Perbedaan antara Kebajikan dan Wakil | Virtue vs. Vice

Anonim

Kebajikan vs. Wakil < Artikel ini menyajikan makna kebajikan dan keburidan dan perbedaan utama antara kebajikan dan keburukan. Kedua istilah, kebajikan dan keburukan, berurusan dengan perilaku manusia sedemikian rupa sehingga menjelaskan karakteristik baik dan buruk manusia. Itu berarti, kebajikan berdiri untuk perbuatan baik dan pemikiran manusia sedangkan sebaliknya menunjukkan sisi buruk atau jahat orang. Kebajikan dan keburukan dapat dilihat pada manusia dan ini bukan karakteristik bawaan. Ketika seseorang tumbuh lebih tua, ia menumbuhkan kedua kebajikan dan wakil sesuai dengan keinginannya. Jadi, seseorang tidak menjadi saleh karena kelahiran tapi tindakannya memutuskan apakah dia baik atau buruk.

Apa itu Kebajikan?

Kebajikan dapat didefinisikan sebagai perilaku atau sikap yang menunjukkan standar moral yang tinggi. Secara sederhana, kita bisa mengidentifikasi kebajikan sebagai perbuatan baik dan pemikiran. Cinta, kasih sayang, kebaikan hati, kasih sayang, keberanian, kesetiaan, keadilan, dan sebagainya adalah beberapa contoh kebajikan. Dikatakan bahwa kebajikan membawa kebahagiaan dan kebaikan ke hati dan dipandang sebagai kualitas yang berguna dan menarik dalam diri seseorang. Kebaikan atau kualitas "baik" adalah sarana untuk kebahagiaan. Ketika kita melakukan perbuatan baik, hal itu membawa penghiburan bagi pikiran. Kebajikan memudahkan orang untuk hidup dalam sebuah komunitas bersama karena setiap orang memiliki nilai-nilai yang membawa rasa tanggung jawab moral.

Selain itu, kata Virtue juga menunjukkan arti lain. Kebajikan bisa berarti keuntungan juga. Misalnya, lihat kalimat berikut:

"Mereka tidak melihat kebajikan dalam menghadiri pertemuan. "

Di sini, arti dari kalimat tersebut adalah bahwa mereka tidak melihat adanya keuntungan dalam menghadiri pertemuan tersebut.

Demikian juga, Kebajikan mewakili kebaikan karakter seseorang dan kualitasnya diperoleh. Seseorang dapat mengukur karakter seseorang yang mengikuti tingkah laku dan kebajikannya membuat perilaku seseorang tidak sempurna.

Apa itu Wakil?

Sekarang, mari kita lihat di deputi. Ini kebalikan dari kebajikan. Wakil mewakili perilaku buruk atau tidak bermoral atau pemikiran seseorang. Ini juga diperoleh kualitas. Seseorang menjadi jahat atau jahat karena nilai budayanya dan ini membuat dia menyimpang dalam masyarakat. Kebajikan biasanya dilihat sebagai aset dalam kehidupan seseorang, sedangkan wakil dipandang sebagai kekurangan dalam kehidupan. Itu berarti, jika seseorang memiliki kualitas bagus, kualitas itu menambahkan nilai moral yang besar kepadanya. Sebaliknya, jika seseorang memupuk kualitas buruk dalam karakternya, kualitas tersebut membawa penghinaan atau penolakan di masyarakat. Kekejaman, ketidaksetiaan, keserakahan, dendam, kebencian, dll.Bisa dijadikan beberapa contoh wakil. Ketika mayoritas di sebuah komunitas tidak bermoral dan jahat, bila mayoritas warga tidak nyaman dan tidak bahagia. Mungkin tidak ada integritas dan kedamaian dalam masyarakat itu.

Apa perbedaan antara Virtue dan Vice?

• Kebajikan mewakili perbuatan baik dan pemikiran manusia sedangkan sebaliknya menunjukkan sisi buruk atau jahat orang.

• Karena kedua kebajikan dan sifat dasar diperoleh kualitasnya, seseorang dapat memilih untuk memilih satu dari yang lain.

• Juga, orang jahat nantinya bisa menjadi saleh dengan menumbuhkan kualitas baik di dalam dirinya dan sebaliknya.

• Lebih dari itu, kebajikan membawa kesenangan sedangkan wakil mengatakan bahwa akan membawa kesedihan dalam kehidupan seseorang. Setiap kebajikan memiliki lawan yang berlawanan.

• Keduanya menunjukkan karakter dan moral seseorang yang dengannya kita dapat menentukan tingkah laku seseorang.

Sebagai kesimpulan, jelas bahwa selalu seseorang memiliki pilihan dan semuanya tergantung pada pilihan yang dibuat orang itu. Semua komunitas dan agama mendorong kebajikan atas dasar dan kebajikan selalu memberi penghargaan kepada orang-orang sedangkan keburukan ditolak oleh semua orang.