Perbedaan antara Ahmadi dan Qadiani Perbedaan Antara

Anonim

Pendiri gerakan Ahmadiyah.

Ahmadi vs Qadiani

Ahmadi dan Qadiani pada dasarnya berbeda nama untuk gerakan islam yang sama.

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad Sahib adalah pendiri Gerakan Ahmadi.

Menurut sekte Ahmadi percaya bahwa semua orang yang telah membaca 'Kalimah-e-Tayyebah' adalah Muslim, terlepas dari sekte yang menjadi miliknya dan bahkan jika dia belum mengambil janji pendiri Ahmadi. Sekte Ahmadi percaya bahwa tidak percaya pada Mujaddid (Hadhrat Masih Mau'ud) adalah dosa. Apalagi tidak ada yang terlempar keluar dari Islam dan tidak ada yang menjadi kafir jika dia telah melakukan dosa.

Ahmadi sekte memiliki markas mereka di Pakistan.

Dalam Islam, ada nubuat tentang kedatangan seorang pembaharu spiritual di zaman akhir dengan dua gelar. Yang satu adalah Hadirat Mesias dan yang lainnya adalah Mahdi.

Ahmadi Muslim percaya bahwa kedua judul itu milik satu orang, tunduk kepada Nabi Suci Muhammad. Mereka memiliki argumen penuh mereka. Mereka percaya bahwa pembaharu akan berhenti menggunakan kekuatan untuk agama seperti yang diramalkan.

[Muslim Non-Ahmadi menunggu dua orang yang terpisah; satu sebagai Mesias yang Dijanjikan dan yang kedua sebagai Mahdi. Mahdi akan menumpahkan darah.]

Setelah kematian Ahmadi yang Dijanjikan Mesias, Hazrat Mirza Ghulam Ahmad (pada siapa menjadi damai) pada tahun 1908, sebuah sistem Khilafah (kapal pengganti) dimulai (sesuai nubuat Nabi Suci Muhammad (pbuh)].

Kantor pusat mereka berada di Qadian (India). Mereka yang berpikir, Khilafat tidak dibutuhkan, mereka pergi ke Lahore (kemudian India, sekarang di Pakistan)

Kedua tipe tersebut disebut Ahmadiyah karena mereka Hazrat Mirza Ghulam Ahmad (a. S) memberi nama Komunitasnya sebagai Komunitas Muslim Ahmadiyah.

Pada maximun, seseorang dapat berkata:

1 - Muslim Ahmadi (yang mengikuti Khilafat; Khalifah Kelima saat ini memimpin komunitas di seluruh dunia)

2 - Ahmadi Muslim (yang tidak percaya pada Khilafat, mereka jauh lebih rendah, mereka disebut LAHORI GROUP)

Ngomong ngomong, Khilafah Muslim Ahmadiyah tidak menyebut diri mereka sebagai QADIANI,

seperti sekarang istilah slang yang digunakan sebagai kebencian oleh para mullah fanatik.

Anda dapat menemukan informasi resmi di alislam. org

(Diupdate oleh salah satu pembaca Ahmadi kita)