Perbedaan Antara Displasia dan Metaplasia Perbedaan Antara

Anonim

Displasia vs Metaplasia

Displasia berasal dari akar kata Yunani yang berarti 'formasi buruk'. Ini adalah istilah patologis yang digunakan untuk merujuk pada ketidakteraturan yang menghalangi pematangan sel dalam jaringan tertentu; sedangkan Metaplasia berasal dari bahasa Yunani asli yang berarti 'perubahan bentuk'. Ini adalah proses substitusi reversibel dari jenis sel yang berbeda dengan sel matang lainnya dari jenis yang berbeda.

Displasia pada umumnya terdiri dari peningkatan pertumbuhan sel imatur dengan pengurangan simultan dalam pertumbuhan sel matang, jumlah dan lokasi pertumbuhannya. Displasia adalah indikasi perkembangan neo-plastik prematur. Ini secara langsung menunjukkan keadaan ketika cacat seluler dibatasi di dalam jaringan, misalnya dalam kasus neoplasma in-situ. Di sisi lain, transformasi dari satu jenis sel ke yang lain di Metaplasia seringkali merupakan hasil inisiasi yang disebabkan oleh stimulus yang tidak biasa. Sel asli dalam kasus ini tidak cukup kuat untuk bertahan di lingkungan baru yang terdiri dari rangsangan yang tidak diketahui dan tidak normal.

Displasia pada dasarnya terdiri dari empat tahap perubahan patologis yang berbeda. Ini adalah, Anisocytosis atau pertumbuhan sel dengan ukuran yang tidak proporsional, Poikilocytosis atau pertumbuhan sel berbentuk yang tidak biasa, Hyperchromatism dan terakhir adanya benjolan mitosis sel yang terus membelah. Seringkali dalam tes patologis, kondisi Displasia dimana pertumbuhan dan diferensiasi sel tertunda dibandingkan dengan Metaplasia dimana sel matang dengan jenis yang berbeda digantikan oleh sel matang lain dari tipe lain yang bisa dibedakan.

Displasia dan Metaplasia pada dasarnya adalah dua kondisi yang berbeda dan tidak sama. Displasia bersifat karsinogenik. Tidak seperti di Displasia, jika Metaplasia jika stimulus yang bertanggung jawab untuk transformasi dilakukan dengan atau dihapus, jaringan langsung kembali ke jalur normal pertumbuhan dan prototipe diferensiasi.

Displasia, atau Serviks Displasia yang merupakan bentuk yang paling umum seringkali akibat infeksi serviks yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Inilah virus tertentu yang juga menyebabkan kondisi lain seperti condyloma atau genital warts. Virus ditularkan melalui tindakan seksual, saat bersenggama. Aktivitas seksual dengan beberapa pasangan meningkatkan kemungkinan wanita terinfeksi HPV. Virus ini menginfeksi sel pelapis saluran reproduksi dan alat kelamin pada wanita. Sedangkan Metaplasia terjadi ketika sel sehat menghadapi stres berat secara fisiologis dan patologis.Dalam kondisi seperti itu, sel yang mengalami stres mulai beradaptasi dengan situasi yang berubah dengan pertumbuhan seluler non-kanker.

Ringkasan:

1. Displasia adalah istilah patologis yang digunakan untuk merujuk pada ketidakteraturan yang menghalangi pematangan sel di dalam jaringan tertentu sedangkan Metaplasia adalah proses substitusi reversibel dari jenis sel yang berbeda dengan sel matang lainnya dari jenis yang serupa.

2. Displasia bersifat kanker sedangkan Metaplasia bersifat non-kanker.

3. Metaplasia dapat dihentikan dengan mengeluarkan stimulus abnormal, namun Displasia adalah proses yang tidak reversibel.