Perbedaan antara Emo dan Punk Perbedaan Antara

Anonim

Emo vs. Punk

Pecinta musik sama-sama sering mendengar istilah emo dan punk, namun hanya sedikit yang benar-benar tahu tentang arti sebenarnya dari setiap genre musik Meskipun kedua istilah dianggap sebagai subgenre dari musik rock yang lebih luas, banyak yang memiliki makna tambahan terhadap dua istilah yang membuat mereka semakin membingungkan. Beberapa berkonotasi dengan mood umum, sementara yang lain mengidentifikasi keduanya dengan tipe selera mode tertentu.

Namun, sebagai genre musik, emo adalah jalan pintas untuk 'emosional'. Bukan berarti semua lagu yang sedih dan suram adalah emo, ini lebih tentang lagu yang sedang membahas masalah pribadi dan masalah hubungan. Emo adalah musik punk yang emosional. Dengan genre ini, Anda akan melihat individu yang mengalami depresi dan kesal karena beberapa masalah pribadi selain sifat sosialnya. Anda juga bisa melihat lagu-lagu emo yang menggambarkan orang-orang yang tidak puas dengan kehidupan.

Punk, sebaliknya, lebih condong pada isu sosial, dan bahkan tema politik. Tak heran bila Anda sering mendengar konsep kedamaian atau kesatuan yang diatasi dalam musik punk. Band yang bermain punk dipandang sebagai anarkis yang percaya bahwa tidak ada agama yang berada di atas yang lain. Mereka juga ingin menanamkan konsep kesetaraan sampai hampir tidak setuju dengan apa yang pemerintah katakan.

Beberapa band populer yang memainkan lagu emo adalah sebagai berikut: Fall Out Boy, Brand New, The Used, dan banyak lainnya. Untuk punk, band-band tersebut antara lain: The Sex Pistols, Discharge, The Offspring, dan Minor Threat, antara lain.

Dalam hal kualitas musikal, emo terdengar lebih ekspresif dan melodius. Akarnya bisa ditelusuri kembali sejauh bagian tengah tahun 1980an, dimana dimulai dari hardcore punk dan kemudian dicampur dengan indie rock dan pop punk. Beberapa instrumen yang paling umum digunakan oleh band emo adalah gitar, drum set, dan bass guitar.

Terakhir, sejarah punk rock lebih mendalam. Ini tumbuh lebih awal, pada tahun 1974. Asal-usul gayanya meliputi protopunk dan garage rock, antara lain. Genre musik ini lebih cepat dalam kecepatan, dan lebih sulit, atau edgy di alam. Dengan perpaduannya yang baru dengan beberapa genre musik terkait lainnya, seperti hardcore, punk terdengar lebih agresif.

Secara keseluruhan, bahkan jika emo dan punk telah diterapkan pada fashion dan karakterisasi perilaku manusia, perbedaan antara keduanya sebagai subgenre musik terpisah adalah sebagai berikut:

1. Emo lebih emosional, dan lebih memikirkan masalah pribadi dan hubungan; sedangkan punk lebih berkonsentrasi pada masalah sosial dan politik.

2. Punk dikembangkan lebih awal dibanding emo.

3. Emo lebih melodius dan ekspresif dibandingkan dengan musik punk rock yang lebih cepat dan agresif.