Perbedaan Antara Ekuitas dan Aset: Ekuitas vs. Aset Dibandingkan

Anonim

Equity vs Assets

Pada akhir tahun, organisasi menyiapkan laporan keuangan yang mewakili aktivitas mereka untuk periode tertentu. Salah satu pernyataan yang disiapkan adalah neraca dan mencakup sejumlah item seperti aset, kewajiban, ekuitas, gambar, dll. Artikel berikut membahas dua item neraca tersebut; ekuitas dan aset, dan jelas menjelaskan perbedaan antara keduanya.

Ekuitas

Ekuitas adalah bentuk kepemilikan di perusahaan dan pemegang ekuitas yang dikenal sebagai 'pemilik' perusahaan dan asetnya. Setiap perusahaan, pada tahap start-up, memerlukan beberapa bentuk modal atau ekuitas untuk memulai operasi bisnis. Ekuitas biasanya diperoleh oleh organisasi kecil melalui kontribusi pemilik, dan oleh organisasi yang lebih besar, melalui penerbitan saham. Ekuitas dapat bertindak sebagai penyangga keamanan bagi perusahaan dan perusahaan harus memiliki ekuitas yang cukup untuk menutupi hutangnya. Keuntungan bagi perusahaan untuk mendapatkan dana melalui ekuitas adalah tidak ada pembayaran bunga yang harus dilakukan karena pemegang ekuitas juga merupakan pemilik perusahaan. Namun, kelemahannya adalah bahwa pembayaran dividen yang dilakukan kepada pemegang saham tidak dapat dikurangkan dari pajak.

Aset

Aset umumnya dikenal sebagai sesuatu dengan nilai yang mewakili sumber daya ekonomi atau kepemilikan yang dapat dikonversi menjadi sesuatu yang bernilai seperti uang tunai. Aset dapat berupa aset keuangan tidak berwujud atau aset fisik berwujud. Aset tidak berwujud mungkin tidak memiliki kehadiran fisik kecuali adanya dokumen yang mewakili kepemilikan yang dimiliki aset. Contoh aset keuangan tersebut meliputi saham, obligasi, dana yang dimiliki di bank, investasi, piutang usaha, goodwill perusahaan, hak cipta, hak paten, dan sebagainya. Aset fisik adalah aset berwujud dan dapat dilihat dan disentuh, dengan kehadiran fisik yang sangat dapat diidentifikasi. Contoh aset fisik tersebut meliputi tanah, bangunan, mesin, pabrik, peralatan, peralatan, kendaraan, emas, perak, atau bentuk sumber daya ekonomi lainnya. Aset fisik biasanya mengalami penurunan nilai karena keausan aset melalui penggunaan terus-menerus yang dikenal sebagai depresiasi, atau mungkin kehilangan nilainya menjadi usang, atau terlalu tua untuk digunakan.

Aset juga dapat dikategorikan menjadi aset tetap dan aset lancar. Aset tetap meliputi mesin, peralatan, properti, pabrik, dll. Aset lancar meliputi aset seperti debitur, saham, saldo bank, uang tunai, dan lain-lain.

Ekuitas vs. Aset

Aset dan ekuitas adalah kedua item yang termasuk dalam saldo lembar pada akhir tahunAset dan ekuitas sangat berbeda satu sama lain, meskipun memiliki tingkat ekuitas atau modal yang tinggi atau keduanya dianggap bermanfaat bagi kekuatan finansial bisnis. Aset merupakan bentuk barang fisik, keuangan, tangible, atau intangible yang dapat dikonversi menjadi uang tunai. Ekuitas mengacu pada masuknya dana yang disumbangkan oleh pemilik saham untuk mengembangkan dan mengembangkan bisnis lebih lanjut.

Ringkasan:

• Aset dan ekuitas adalah kedua item yang termasuk dalam neraca pada akhir tahun.

• Ekuitas adalah bentuk kepemilikan di perusahaan dan pemegang ekuitas yang dikenal sebagai 'pemilik' perusahaan dan asetnya. Ekuitas biasanya diperoleh oleh organisasi kecil melalui kontribusi pemilik, dan oleh organisasi yang lebih besar melalui penerbitan saham.

• Aset umumnya dikenal sebagai sesuatu dengan nilai yang mewakili sumber daya ekonomi atau kepemilikan yang dapat dikonversi menjadi sesuatu yang bernilai seperti uang tunai.