Perbedaan antara Nilai Sekarang dan Nilai Masa Depan | Nilai Sekarang vs Nilai Masa Depan

Anonim

Nilai Sekarang vs Nilai Masa Depan

Mengetahui perbedaan antara nilai sekarang dan nilai masa depan sangat penting bagi investor sebagai nilai sekarang dan nilai masa depan adalah dua konsep saling tergantung yang memberikan sebuah bantuan untuk investor potensial untuk membuat keputusan investasi yang efektif; terutama untuk pinjaman, hipotek, obligasi, perpetuitas, dll. Dengan berinvestasi pada alat investasi, para investor berharap memperoleh arus masuk uang tunai. Demikian pula, ada beberapa situasi di mana investor harus menanggung arus keluar tunai tertentu sebagai hasil investasi mereka. Inflasi adalah fakta yang mempengaruhi nilai arus kas ini. Nilai kini adalah nilai arus kas masa depan, yang didiskontokan pada tingkat diskonto tertentu. Di sisi lain, nilai masa depan adalah nilai dari jumlah uang masa depan pada tanggal yang pasti di masa depan. Ini adalah nilai nominal.

Apa Nilai Sekarang?

Nilai sekarang adalah nilai arus uang masa depan yang akan datang pada tingkat pengembalian tertentu. Nilai saat ini dapat ditemukan dengan mendiskontokan arus kas masa depan pada tingkat diskonto yang telah ditentukan sebelumnya. Nilai ini membantu investor untuk membandingkan arus kas yang dihasilkan dari investasi pada periode waktu yang berbeda. Nilai sekarang dari sejumlah aliran uang dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut.

Nilai Sekarang PV = FV (1 + i) -n (atau)

PV = FV × [1 ÷ (1 + i) n ] Dimana, PV = Nilai Sekarang, FV = Nilai Masa Depan,

i = Tingkat Pengembalian, dan n = Periode Investasi Apa Apakah Nilai Masa Depan?

Nilai masa depan adalah nilai aset atau sejumlah uang pada tanggal yang akan datang. Ini adalah nilai nominal, jadi tidak termasuk penyesuaian inflasi, i. e. tidak ada faktor diskon yang terlibat Nilai ini pada dasarnya memperkirakan total keuntungan yang dapat diperoleh dari sebuah investasi berdasarkan tingkat bunga yang diberikan. Perhitungan nilai masa depan dapat dilakukan dengan menggunakan dua formula berikut.

Untuk kepentingan sederhana,

FV = PV (1 rt) Untuk kepentingan majemuk,

FV = (1 + i) t Dimana, PV = Nilai Sekarang, FV = Nilai Masa Depan,

i = Tingkat Pengembalian, dan t = Periode Investasi Persamaan antara Nilai Sekarang dan Nilai Masa Depan

Ada ada beberapa kesamaan antara nilai sekarang dan nilai masa depan. Mereka adalah sebagai berikut.

Keduanya berguna untuk menilai alat investasi dan saling bergantung, i. e. satu ditentukan oleh yang lain.

  • Jika tingkat bunga dan periode tetap konstan, nilai sekarang dan nilai masa depan bervariasi secara disinkronisasi, i. e. Jika nilai masa depan meningkat, nilai sekarang juga meningkat dan sebaliknya.
  • Apa perbedaan antara Present Value dan Future Value?

• Nilai sekarang adalah nilai sekarang dari arus kas masa depan. Nilai masa depan adalah nilai arus kas masa depan setelah masa depan yang spesifik.

• Nilai sekarang adalah nilai aset (investasi) pada awal periode. Nilai masa depan adalah nilai aset (investasi) pada akhir periode yang sedang dipertimbangkan.

• Nilai sekarang adalah nilai diskonto jumlah uang masa depan (Inflasi diperhitungkan). Nilai masa depan adalah nilai nominal jumlah uang masa depan (Inflasi tidak diperhitungkan).

• Nilai sekarang mencakup tingkat diskonto dan tingkat suku bunga. Nilai masa depan hanya menyangkut suku bunga.

• Nilai sekarang lebih penting bagi investor untuk memutuskan apakah akan menerima atau menolak proposal. Nilai masa depan hanya menunjukkan keuntungan investasi di masa depan, jadi pentingnya pengambilan keputusan investasi kurang.

Nilai Sekarang vs Nilai Masa Depan Ringkasan

Nilai sekarang dan nilai masa depan adalah dua perhitungan penting untuk membuat keputusan investasi. Nilai sekarang adalah jumlah uang (arus kas masa depan) hari ini sedangkan nilai masa depan adalah nilai aset atau arus kas masa depan pada tanggal yang ditentukan. Kedua nilai saling terkait di mana orang menentukan yang lain. Nilai sekarang mempertimbangkan inflasi, sehingga arus uang didiskontokan menggunakan tingkat diskonto yang sesuai. Namun, dalam nilai masa depan, hanya nilai nominal yang hanya menyesuaikan tingkat pengembalian untuk mendapatkan keuntungan investasi tertentu di masa depan.