Perbedaan antara cadangan dan ketentuan: cadangan vs ketentuan

Anonim

Cadangan vs Provisi

Ketentuan dan cadangan adalah komponen penting dalam akuntansi. Cadangan dianggap positif karena menambah profitabilitas perusahaan dan dapat digunakan untuk memberikan kerugian tak terduga di masa depan, distribusi antar pemegang saham, atau reinvestasi dalam bisnis. Ketentuan, di sisi lain, memberikan kerugian, biaya, kewajiban, atau penipisan aset yang telah diketahui dan diharapkan. Artikel ini menawarkan penjelasan dan contoh yang jelas untuk ketentuan dan cadangan dan menyoroti bagaimana keduanya sangat berbeda satu sama lain.

Cadangan

Cadangan adalah jumlah uang yang tersisa setelah persediaan dan biaya lainnya telah berkurang. Cadangan adalah dana tambahan yang telah ditemukan melalui analisis anggaran, dan ditambahkan ke nomor keuntungan perusahaan. Dua jenis cadangan tersebut adalah cadangan modal dan cadangan pendapatan. Sementara cadangan modal seperti premium saham, cadangan pelunasan modal, dan selisih penilaian kembali aset tidak dapat didistribusikan, cadangan pendapatan seperti laba ditahan dan cadangan umum dapat didistribusikan di antara pemilik dan pemegang saham perusahaan. Sebagai alternatif, laba ditahan juga dapat diinvestasikan kembali ke dalam bisnis untuk tujuan pembangunan. Cadangan modal dapat timbul dari selisih penilaian kembali aset, transaksi ekuitas, eksposur penjabaran mata uang asing, penyesuaian akuntansi, dan lain-lain.

- Provisi adalah dana yang disisihkan untuk menutupi kemungkinan penyusutan aset, untuk menyediakan kewajiban, biaya, dan kerugian seperti penyisihan piutang tak tertagih. Ketentuan biasanya disimpan untuk kerugian yang telah diantisipasi. Ketentuan tersebut berlaku sebagai polis asuransi jika terjadi kerugian yang telah diperkirakan terwujud. Misalnya, ketentuan untuk kredit macet disimpan dalam kasus debitur tidak dapat membayar kembali dana yang mereka pinjam.

Ketentuan dianggap negatif karena mengurangi pendapatan dengan menetapkan sebagian dari pendapatan tersebut sebagai penyisihan kerugian yang mungkin terjadi. Contoh jenis ketentuan lainnya termasuk penyisihan untuk imbalan kerja, penyisihan kerugian yang mungkin timbul melalui reorganisasi perusahaan, penyediaan pengembalian produk, penyisihan barang atau inventaris yang rusak, dll.

Apa perbedaan antara Cadangan dan Ketentuan?

Ketentuan dan cadangan merupakan komponen penting dalam akuntansi. Sementara ketentuan pada umumnya terlihat negatif karena mengurangi tingkat pendapatan, cadangan terlihat positif dan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Alasan utama untuk menciptakan cadangan adalah untuk dapat memenuhi kerugian yang tidak diketahui yang mungkin terjadi di masa depan.Sebaliknya, alasan utama untuk menciptakan sebuah ketentuan adalah memberikan kerugian yang telah diketahui dan diharapkan. Perbedaan lain antara keduanya adalah bahwa cadangan hanya bisa tercipta jika perusahaan itu menguntungkan. Namun, ketentuan dibuat terlepas dari apakah perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan atau kerugian.

Ringkasan:

Cadangan vs Ketentuan

• Meskipun ketentuan pada umumnya terlihat negatif karena mengurangi tingkat pendapatan, cadangan dianggap positif karena menambah profitabilitas perusahaan dan dapat digunakan untuk memberikan masa depan yang tak terduga kerugian, distribusi antar pemegang saham, atau reinvestasi dalam bisnis.

• Ketentuan memberikan kerugian, biaya, kewajiban, atau penipisan aset yang telah diketahui dan diharapkan.

• Alasan utama membuat cadangan adalah dapat memenuhi kerugian yang tidak diketahui yang mungkin terjadi di masa depan. Sebaliknya, alasan utama untuk menciptakan sebuah ketentuan adalah memberikan kerugian yang telah diketahui dan diharapkan.

• Cadangan hanya dapat dibuat jika perusahaan itu menguntungkan, namun ketentuan dibuat terlepas dari apakah perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan atau kerugian.