Perbedaan Antara "Shall" dan "Will" dalam Tata Bahasa Inggris Perbedaan Antara

Anonim

"Akankah" vs. "Kehendak" dalam Tata Bahasa Inggris

"Apakah" dan "kehendak" adalah kata kerja pembantu tambahan dalam bahasa Inggris yang sering disalahgunakan dan biasanya bingung satu sama lain Kedua kata kerja tersebut mengindikasikan masa depan dan menyarankan berbagai implikasi tergantung pada situasi penggunaannya.

Secara tradisional, istilah "harus" digunakan untuk menunjukkan masa depan yang sederhana pada orang pertama, baik dalam bentuk tunggal atau jamak. Pada orang kedua dan ketiga, "harus" menunjukkan rasa determinasi dan kepastian. Aturan bekerja terbalik bila menggunakan istilah "akan. "

Dalam bahasa Inggris Inggris, keduanya" akan "dan" akan "digunakan untuk menunjukkan waktu dan tindakan yang sama. Mereka juga bisa digunakan hampir bergantian. Namun, dalam bahasa Inggris Amerika, istilah "kehendak" lebih sering digunakan. Bagi orang Amerika, kata "harus" menunjukkan pretensi atau keangkuhan tertentu, sementara istilah "kehendak" menunjukkan udara santai atau rasa ramah. "Harus" masih digunakan, meski tidak sesering, dalam dokumen legal dan dokumen formal lainnya atau karya sombong.

Keduanya "akan" dan "akan" dapat digunakan sebagai bagian dari kalimat interogatif dan deklaratif. Mereka menunjukkan permintaan, janji, dan niat - namun ada perbedaan dalam hal konteks. Kata "harus" menunjukkan saran, penawaran, kesopanan, kebutuhan, dan, dalam persyaratan, persyaratan dan kewajiban hukum. Di sisi lain, kata "akan" menciptakan suasana kemauan, prediksi, perilaku alami, dan kejadian biasa.

Etimologi dari kedua kata tersebut juga berbeda. Kata "harus" berasal dari kata kerja bahasa Inggris Kuno, "sculan", yang berarti "wajib, ditakdirkan, atau seharusnya. "Sementara itu, istilah" akan "berakar dari kata kerja" willa, "yang berarti" keinginan, rela. "

Perbedaan lain antara kedua istilah tersebut adalah kekuatan implikasi. Bila Anda menggunakan kata "harus," ada implikasi kekuasaan dan wewenang antara kedua belah pihak. Ada semacam kepastian. Sebaliknya, kata "kehendak" jauh kurang formal dan kaku, dan ini menyiratkan kesetaraan antara para pembicara. Kata "kehendak" juga digunakan sebagai kata benda yang berkaitan dengan dokumen hukum yang mencatat keinginan seseorang jika terjadi kematian atau malapetaka.

Ringkasan:

  1. "Apakah" dan "kehendak" adalah dua dari kata kerja yang paling salah dan salah dalam tata bahasa Inggris. Kedua verba adalah kata kerja bantu modal yang menunjukkan tenses atau harapan masa depan. Selain itu, keduanya "akan" dan "akan" berfungsi sebagai indikator konteks dan sebagai bagian dari jawaban atau pertanyaan.
  2. Istilah "harus" sering digunakan dalam bahasa Inggris Inggris, sedangkan istilah "kehendak" dominan dalam bahasa Inggris Amerika. Namun, Inggris menggunakan keduanya "harus" dan "akan" hampir bergantian. Dalam bahasa Inggris Amerika, istilah "harus" hampir tidak digunakan kecuali untuk acara-acara resmi atau karya tulis karena orang Amerika memandang istilah "harus" sebagai sesuatu yang menunjukkan keangkuhan. Istilah "harus," seperti yang dilihat orang Amerika, menghasilkan pengiriman yang otoritatif.
  3. Keduanya "akan" dan "akan" menunjukkan situasi atau konteks tertentu di mana mereka digunakan. Misalnya, "harus" digunakan dalam situasi formal untuk menunjukkan kekuasaan dan wewenang. Sementara itu, "kehendak" digunakan dalam situasi santai, mengisyaratkan kesetaraan antara para pembicara.
  4. Situasi spesifik juga memerlukan penggunaan "kehendak" dan "kehendak" dalam berbagai fungsi. "Harus" sering digunakan untuk menyindir saran, penawaran, determinasi, kepastian, kesopanan, persyaratan, kewajiban, dan kebutuhan. "Will," di sisi lain, memberi kesan prediksi, kemauan, dan tindakan alami atau kebiasaan. Area umum dimana kedua istilah tersebut digunakan adalah indikasi janji, permintaan, dan niat.
  5. Etimologi juga merupakan titik perbedaan antara keduanya. Keduanya adalah kata kerja, namun akar kata mereka menunjukkan intensitas dan kualitas tindakan. "Haruskah" berasal dari kata "sculan", yang mengindikasikan kekerasan atau kepatuhan yang kuat; "Akan" berasal dari kata "willa", yang mengindikasikan kepatuhan sukarela.