Perbedaan Antara Totipotent dan Pluripotent Perbedaan Antara

Anonim

Totipotent vs Pluripotent

Sel induk adalah sel bawaan yang ditemukan di setiap organisme hidup terutama organisme multiselular. Organisme ini harus bisa menjalani tahap seksual dan reproduksi yang berbeda seperti mitosis untuk tujuan pemisah sel. Sel-sel ini harus mampu mereproduksi dirinya menjadi lebih banyak sel induk. Dua jenis sel punca yang luas ada. Ini adalah sel induk embrio dan sel induk dewasa.

Dengan munculnya teknologi, sel punca sekarang bisa tumbuh secara artifisial di dalam laboratorium. Penelitian sel induk dipelopori oleh Ernest McCulloch dan James Till selama tahun 1960an di University of Toronto.

Agar sel punca disebut sel induk, ia harus memiliki dua sifat yang disebut pembaharuan dan potensi diri. "Self-renewal" melibatkan kemampuan sel untuk menjalani siklus pembelahan sel yang berbeda sementara "potensi" didefinisikan sebagai jenis sel khusus yang bervariasi.

Dua dari kata-kata yang akan ditangani dalam artikel ini di bawah kategori potensi sel adalah totipoten dan pluripoten.

"Totipotent" juga dikenal sebagai "mahakuasa. "Pada tipe ini, sel punca bisa bervariasi menjadi dua jenis sel induk. Ini adalah jenis sel embrio dan ekstraembrionik. Sel-sel ini berasal dari penyatuan sel telur dan sperma. Dengan demikian, sel ini bisa menjadi organisme.

"Pluripotent" dari kata Latin "pluris" berarti "lebih" atau "banyak. "Jenis sel punca ini didefinisikan memiliki kemampuan dan potensi untuk bervariasi dan berdiferensiasi menjadi tiga lapisan. Ini adalah endoderm, mesoderm, dan ektoderm. Sel pluripoten dapat menyebabkan sel dewasa atau jenis sel janin.

Contoh sel totipoten adalah zigot yang berasal dari penyatuan sel telur dan sel sperma dan telah mengalami beberapa divisi selular seksual. Contoh sel pluripoten adalah sel embrio yang belum berkembang menjadi jenis sel lainnya.

Ringkasan:

1. Pluripotency dan totipotency berada di bawah "potensi seluler" yang merupakan kemampuan satu sel untuk membedakan.

2. Sel pluripoten dapat mempotensiasi ke dalam banyak sel sedangkan sel totipoten berasal dari hasil dua sel yang bersatu dan telah mengalami pembelahan mitosis.

3. Zigot adalah contoh sel totipoten sedangkan sel embrio merupakan contoh sel pluripoten.