Perbedaan antara VLAN dan LAN

Anonim

> VLAN vs LAN

VLAN dan LAN dua istilah yang sering digunakan di bidang jaringan. "LAN" disingkat "Local Area Network" adalah jaringan komputer dimana sejumlah besar komputer dan perangkat periferal lainnya terhubung dalam wilayah geografis. VLAN adalah implementasi dari subset pribadi LAN dimana komputer berinteraksi satu sama lain seolah-olah terhubung ke domain broadcast yang sama terlepas dari lokasi fisik mereka.

Atribut LAN dan VLAN sama; Namun, stasiun akhir selalu digabungkan bersamaan terlepas dari lokasinya. VLAN digunakan untuk membuat beberapa broadcast domain di sebuah switch. Hal ini bisa dijelaskan dengan ilustrasi sederhana. Katakanlah, misalnya, ada satu switch 48-port layer 2. Jika dua VLAN terpisah dibuat pada port 1 sampai 24 dan 25 sampai 48, switch layer 48-port 2 dapat dibuat untuk bertindak seperti dua switch yang berbeda. Ini adalah salah satu keuntungan terbesar menggunakan VLAN karena Anda tidak perlu menggunakan dua switch berbeda untuk jaringan yang berbeda. VLAN yang berbeda dapat dibuat untuk setiap segmen dengan hanya menggunakan satu tombol besar. Misalkan pada pengguna perusahaan yang bekerja dari berbagai lantai bangunan yang sama bisa terhubung ke LAN yang sama secara virtual.

VLAN dapat membantu meminimalkan lalu lintas bila dibandingkan dengan LAN biasa. Misalnya, jika lalu lintas siaran ditujukan untuk sepuluh pengguna, mereka dapat ditempatkan pada sepuluh VLAN berbeda yang pada gilirannya mengurangi lalu lintas. Penggunaan VLAN melalui LAN tradisional dapat menurunkan biaya karena VLAN menghilangkan kebutuhan akan router yang mahal.

Di LAN, router memproses lalu lintas yang masuk. Dengan meningkatnya volume lalu lintas, latensi akan dihasilkan yang pada gilirannya menghasilkan kinerja yang buruk. Dengan VLAN, kebutuhan akan router dikurangi karena VLAN dapat membuat domain broadcast melalui switch dan bukan router.

LAN memerlukan administrasi fisik karena lokasi perubahan pengguna, kebutuhan untuk menugaskan, menangani stasiun baru, konfigurasi ulang router dan hub muncul. Mobilitas pengguna di jaringan menghasilkan biaya jaringan. Sedangkan jika pengguna dipindahkan ke dalam VLAN, pekerjaan administratif dapat dihilangkan karena tidak perlu dilakukan rekonfigurasi ulang router.

Siaran data pada VLAN aman bila dibandingkan dengan LAN tradisional karena data sensitif hanya dapat diakses oleh pengguna yang berada di VLAN.

Ringkasan:

1. VLAN memberikan kinerja yang lebih baik bila dibandingkan dengan LAN biasa.

2. VLAN membutuhkan lebih sedikit pekerjaan administrasi jaringan bila dibandingkan dengan LAN.

3. VLAN membantu mengurangi biaya dengan menghilangkan kebutuhan akan router mahal tidak seperti LAN.

4. Transmisi data pada VLAN aman bila dibandingkan dengan LAN tradisional.

5. VLAN dapat membantu mengurangi lalu lintas karena mengurangi latensi dan membuat domain siaran melalui switch daripada router tidak seperti LAN tradisional.