Perbedaan Antara Akusatif dan Datif | Accusative vs Dative

Anonim

akusatif vs Dative

Perbedaan utama antara kasus akusatif dan datif adalah apa yang mereka fokuskan dalam sebuah kalimat. Dalam bahasa Inggris, ada empat kasus. Mereka adalah kasus nominatif, kasus akusatif, kasus datif, dan kasus genitif. Kasus nominatif mengacu pada pokok bahasan kalimat. Kasus akusatif mengacu pada objek langsung dari kalimat tersebut. Kasus datif merujuk pada objek tidak langsung dari kalimat tersebut. Akhirnya, kasus genitif mengacu pada posesif. Dari penjelasan sederhana ini, cukup jelas bahwa kasus akusatif dan kasus datif merujuk pada dua kasus yang sama sekali berbeda. Accusative berfokus pada objek langsung sedangkan datif berfokus pada objek tidak langsung. Melalui artikel ini mari kita periksa perbedaan antara kedua kasus ini lebih jauh.

Apa Accusative itu?

Kasus akusatif berfokus pada objec langsung t. Objek langsung dari kalimat tersebut dapat diidentifikasi dengan mudah dengan mengajukan pertanyaan 'apa' atau 'siapa. ' Mari kita pahami ini melalui beberapa contoh.

Aku menutup pintu.

Dia memberi buku itu.

Dia melihat guru itu.

Amati setiap contoh dengan seksama. Pertama, mari memperhatikan struktur setiap kalimat. Ada subjek yang jelas, kata kerja, dan objek.

Perhatikan contoh pertama 'Saya menutup pintu. "Saya adalah subjeknya. Tertutup adalah kata kerja, dan pintunya adalah objek langsung. Jika kita mengajukan pertanyaan 'tutup apa? 'Ini membawa objek langsung untuk fokus. Kasus datif agak berbeda dengan kasus akusatif.

'Dia memberikan buku itu'

Apa itu Datif?

Kasus datif menyoroti objek tidak langsung bahasa Inggris. Berbeda dengan kasus akusatif dimana fokusnya pada objek langsung, di sini, bergeser ke objek tidak langsung. Objek tidak langsung ini mengacu pada penerimanya objek langsung. Mari kita lihat beberapa contoh.

Dia mengiriminya sebuah surat.

Saya memberikan surat-surat itu kepada Jack.

Anak kecil itu memberi bunga pada wanita tua itu.

Amati setiap contoh. Dalam setiap kasus, ada objek langsung dan objek tidak langsung. Objek tidak langsung ini adalah penerima objek langsung. Misalnya, di kalimat pertama 'Dia mengiriminya sebuah surat,' hurufnya adalah objek langsungnya. 'Dia' mengacu pada objek tidak langsung karena dia adalah penerima surat tersebut.

Kasus akusatif dan datif tidak unik untuk bahasa Inggris namun juga berlaku untuk bahasa lain.Dalam beberapa bahasa seperti itu, kasus yang berbeda membawa perubahan dalam jenis kelamin dan juga bentuk jamak. Namun dalam bahasa Inggris ini minimal.

'Dia mengiriminya sebuah surat'

Apa perbedaan antara Accusative dan Dative?

• Definisi Accusative and Dative:

• Kasus akusatif mengacu pada objek langsung dari kalimat tersebut.

• Kasus datif merujuk pada objek tidak langsung dari kalimat tersebut. Klasifikasi:

• Kedua kasus akusatif dan datif dianggap sebagai

kasus objektif dalam bahasa Inggris. Objek Langsung vs Objek Tidak Langsung:

• Kasus akusatif mengacu pada objek langsung.

• Kasus datif merujuk pada objek tidak langsung dari kalimat tersebut.

Gambar Istimewa: Pesan dan surat via Pixabay (Domain Umum)