Perbedaan Antara CP dan CPK Perbedaan Antara

Anonim

CP vs CPK

Di industri mana pun, memahami potensi sebenarnya dari sebuah proses sangat penting. Ini akan membantu menetapkan tujuan dan bantuan yang realistis dalam menghindari tekanan yang tidak perlu terhadap badan-badan yang terlibat dalam proses tersebut. Permintaan harus realistis dan harus dipastikan bahwa itu layak dan prosesnya mampu mencapainya.

Untuk mengukur kemampuan proses, ada rasio atau indeks yang digunakan dan ini disebut sebagai indeks kemampuan proses. Ini mengukur kemampuan suatu proses tertentu untuk menghasilkan output tertentu sesuai batasan yang ditentukan. Kemampuan proses hanya signifikan untuk jenis proses yang bisa dikontrol secara statistik. Pada dasarnya, ini menunjukkan seberapa banyak variasi alami yang dialami suatu proses dalam kaitannya dengan batasan spesifikasi. Ini juga memungkinkan perbandingan yang lebih baik antara berbagai proses.

Indeks Kemampuan

Dengan menggunakan indeks kemampuan, seseorang dapat membandingkan output proses dalam kontrol dengan batasan spesifikasi. Lebar spesifikasi atau penyebaran spesifikasi proses dibandingkan dengan penyebaran nilai proses dan ini membentuk rasio, seperti yang dinyatakan dalam enam unit standar deviasi standar (SD).

Ada dua indeks kemampuan yang dikenal '"Cp dan Cpk. Keduanya digunakan untuk mengukur kemampuan proses karena keduanya membandingkan penyebarannya dengan penyebaran spesifikasi. Namun, satu agak lebih akurat dan memberikan gambaran yang lebih jelas.

Indeks Cp tidak mempertimbangkan penempatan proses berkenaan dengan batasan yang diberikan atau lebar spesifikasi. Dengan kata lain, mungkin di luar pusat tapi dengan cp, tidak masalah sama sekali. Dengan mengatakan bahwa ini adalah indikator kemampuan proses yang paling sederhana. Intinya, Cp mengukur kemampuan potensial suatu proses sehingga dikenal sebagai "indeks potensi proses".

Secara matematis, dinyatakan sebagai berikut:

Cp = (USL - LSL) / (6 x sigma);

Tempat:

USL = batas spesifikasi atas

LSL = batas spesifikasi yang lebih rendah

Kelemahan Cp diatasi oleh Cpk. Keduanya sangat mirip namun yang terakhir menganggap keterpusatan distribusi proses tertentu. Dapat dikatakan bahwa itu mengukur variasi antara target (T) dan satu spesifikasi '"baik Cpklo atau Cpkhi. Cpk juga disebut sebagai "indeks kemampuan proses" atau "indeks kinerja proses". Jika diambil bersama dengan Cp, akan mengekspresikan potensi dan keterpusatan distribusi proses dalam batas yang ditentukan.

Ringkasan:

1. Cp adalah indikator kemampuan proses yang paling sederhana sedangkan Cpk memberikan gambaran yang lebih baik.

2. Cp juga dikenal sebagai "indeks potensi proses" sementara Cpk dikenal sebagai "indeks kemampuan proses" atau "indeks kinerja proses".

3. Indeks Cp tidak mempertimbangkan penempatan proses berkenaan dengan batasan yang diberikan atau spesifikasi lebar sementara Cpk menganggap keterpusatan distribusi proses.

4. Cp akan memberikan gambaran bentuk sedangkan Cpk menyediakan form dan lokasi.