Perbedaan Antara Minyak Mentah dan Gas Alam Perbedaan Antara

Anonim

Minyak Mentah vs Gas Alam

Minyak mentah dan gas alam adalah bahan bakar fosil yang digunakan untuk pemanasan. Keduanya terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan dan hewan mati. Kedua minyak memiliki kegunaan yang serupa namun mungkin berbeda dalam efek dan hasil penggunaannya.

Minyak mentah, atau minyak bumi, adalah cairan yang mudah terbakar yang terdiri dari hidrokarbon dan senyawa organik lainnya yang ditemukan di bawah bumi melalui pengeboran minyak. Gas alam sebagian besar terdiri dari metana dan hidrokarbon atau etana.

Minyak mentah dan gas alam digunakan untuk transportasi yang membuat kendaraan bekerja; Namun, dengan meningkatnya kemajuan teknis di bidang manufaktur kendaraan, permintaan minyak mentah menjadi lebih besar karena kebanyakan kendaraan dirancang untuk menggunakan minyak mentah daripada gas alam. Hal lain mengapa kebanyakan kendaraan dan mesin dirancang untuk menggunakan minyak mentah daripada gas alam adalah karena minyak mentah lebih murah daripada gas alam.

LPG atau Liquefied Petroleum Gas berasal dari minyak mentah dan terutama digunakan untuk memasak dan memanaskan. Hal ini banyak digunakan di kota karena gas melewati jaringan pipa yang terhubung dengan rumah dan bangunan. Gas alam juga digunakan untuk memasak dan memanaskan dan melalui pembangkit listrik bertenaga gas alam dan oven dan pengering pakaian dengan pemanas gas alam, pemanasan dan pendinginan untuk pemanasan sentral. Hal ini juga biasa disebut CNG atau Compressed Natural Gas dan banyak digunakan di rumah pedesaan yang tidak memiliki layanan utilitas umum perpipaan atau yang menggunakan panggangan portabel.

Minyak mentah juga digunakan untuk membuat kosmetik untuk wanita, plastik, karet dan sejenisnya. Ini adalah penyebab lain mengapa permintaan minyak mentah tinggi. Gas alam digunakan untuk pupuk karena menghasilkan amonia yang sangat membantu pertumbuhan tanaman.

Gas alam adalah bahan bakar terbersih dibandingkan minyak mentah dan gas lainnya karena menghasilkan lebih sedikit karbon dioksida. Membakar gas alam menghasilkan sekitar 30% lebih sedikit karbon dioksida daripada minyak mentah atau minyak bumi dan 45% lebih sedikit dari pada pembakaran batubara. Permintaan minyak mentah dan gas alam sangat tinggi. Bahan bakar fosil ini sangat berguna sehingga sangat penting untuk menghemat minyak sehingga masih tersisa beberapa generasi berikutnya. Lebih baik menggunakan gas alam daripada minyak mentah karena lebih aman untuk lingkungan kita.

Ringkasan:

1. Minyak mentah dan gas alam adalah bahan bakar fosil yang digunakan untuk pemanasan.

2. Minyak mentah atau minyak bumi terdiri dari hidrokarbon dan senyawa organik lainnya sedangkan gas alam sebagian besar terdiri dari metana dan hidrokarbon atau etana.

3. Minyak mentah dan gas alam digunakan untuk kendaraan, namun permintaan minyak mentah lebih besar daripada gas alam karena harganya lebih murah.

4. LPG atau Liquefied Petroleum Gas berasal dari minyak mentah dan CNG atau Compressed Natural Gas dari gas alam.Keduanya digunakan untuk memasak dan memanaskan, tapi LPG banyak digunakan di kota sementara CNG digunakan di tempat pedesaan.

5. Minyak mentah juga digunakan untuk membuat kosmetik untuk wanita, plastik, karet dan sejenisnya sementara gas alam digunakan sebagai pupuk.

6. Gas alam adalah bahan bakar terbersih dibandingkan minyak mentah dan gas lainnya karena menghasilkan lebih sedikit karbon dioksida.

7. Lebih baik menggunakan gas alam daripada minyak mentah karena lebih aman untuk lingkungan kita.