Perbedaan Antara Grafik Interaktif dan Pasif Perbedaan Antara

Anonim

Interaktif vs Pasif Grafis

Kemampuan komputer saat ini memungkinkan peningkatan eye candy dan interaktivitas yang lebih baik. Hal ini sering dicapai dengan memanfaatkan grafis yang lebih baik. Ada dua jenis grafis yang digunakan saat ini, interaktif dan pasif. Perbedaan utama antara grafis interaktif dan pasif adalah apa yang mereka lakukan saat pengguna melakukan sesuatu. Dalam grafis pasif, grafis tidak melakukan sesuatu yang istimewa saat pengguna mencoba untuk berinteraksi dengannya. Dalam grafik interaktif, grafis merespons apa yang dilakukan pengguna terhadapnya. Ini bisa sesederhana mengubah warna saat pengguna menggerakkan mouse ke atasnya, atau bisa jadi animasi grafis penuh saat pengguna mengekliknya.

Grafik interaktif memberikan tingkat interaktivitas baru ke halaman web. Anda dapat mengurangi jumlah beban yang dialami pengguna dan menghadirkan nuansa seperti aplikasi ke laman web. Kelemahan utama untuk menggunakan grafis interaktif adalah penambahan ukuran halaman web. Ini bukan masalah bagi kebanyakan orang dalam koneksi yang cepat. Tapi bagi mereka yang memiliki koneksi lambat, halaman bisa memuat dengan sangat lambat atau tidak sama sekali. Halaman juga bisa keluar tidak lengkap dan sulit untuk berinteraksi dengan.

Grafik interaktif dibuat melalui kombinasi editing dan skrip gambar. Bagian pengeditan gambar cukup mudah, namun skripnya bisa menyebabkan beberapa ketidaksesuaian pada komputer klien. Ini mungkin tidak mendukung bahasa scripting yang digunakan atau memiliki versi yang lebih lawas. Outputnya mungkin terpengaruh dan tidak muncul atau berfungsi sebagaimana mestinya. Grafis pasif tidak memiliki masalah ini. Format gambar yang digunakan secara online cukup luas dan semua browser modern dan bahkan browser lama mendukung format gambar ini.

Memilih antara grafik interaktif dan grafis pasif tergantung pada apakah Anda bertujuan untuk kesederhanaan atau fitur. Grafik interaktif lebih menghibur dibanding grafis pasif namun juga lebih sulit untuk diatasi. Beberapa situs memilih kompromi dengan membuat dua versi untuk situs mereka; satu dengan grafis interaktif, dan satu lagi dengan grafis pasif. Versi dengan grafis interaktif adalah yang default namun pengguna dapat memilih yang memiliki grafis pasif jika dia mau.

Ringkasan:

  1. Grafik interaktif merespons apa yang pengguna lakukan saat grafis pasif tidak
  2. Grafik interaktif seringkali lebih banyak bandwidth daripada grafis pasif
  3. Grafik interaktif lebih rentan terhadap masalah daripada grafis pasif >