Dihentikan vs Laid Off

Anonim

Dihentikan vs Laid Mati

Dipecat, diberhentikan, dan dihentikan adalah kata-kata yang biasa kita dengar sehubungan dengan mengakhiri layanan seorang karyawan dalam sebuah organisasi. Sebagian besar dari kita tidak memperhatikan perbedaan antara metode penyelesaian layanan tanpa henti oleh seorang karyawan, karena bagaimanapun, hasil akhirnya dari ketiganya sama dan itu adalah untuk mengakhiri layanan seorang karyawan. Namun, semantik terpisah, ada perbedaan halus antara penghentian dan pemberhentian yang dapat berimplikasi bagi karyawan maupun atasan. Mari kita lihat lebih dekat.

Dihentikan

Kehilangan pekerjaan adalah peristiwa yang sangat mengganggu dalam kehidupan individu baik secara finansial maupun emosional. Untuk mengurangi dampak stres akibat kehilangan pekerjaan, ada beberapa hak karyawan dan kewajiban pengusaha yang perlu dipenuhi. Penghentian layanan seorang karyawan adalah istilah umum yang berarti mengeluarkannya dari layanan. Penghentian selalu disengaja karena tidak ada karyawan yang ingin dihentikan. Bisa jadi karena kinerja karyawan yang buruk atau karena alasan lain, namun penghentian secara umum hanya menyiratkan bahwa atasan telah memutuskan untuk melepaskan layanan dari seorang karyawan karena satu atau alasan lainnya. Untuk beberapa alasan, istilah terminasi memiliki konotasi buruk di kalangan pekerja, dan ini dilihat sebagai tanda bahwa atasan menemukan kesalahan pada kinerja karyawan. Banyak yang menganggapnya sebagai pertanda bahwa karyawan tersebut telah melakukan sesuatu yang buruk agar pantas dikeluarkan dari pelayanannya.

Jika seorang kandidat dalam sebuah wawancara menanggapi sebuah pertanyaan yang berkaitan dengan pekerjaan sebelumnya dengan mengatakan bahwa 'saya telah dihentikan', ini bagaimanapun juga tidak menciptakan kesan yang baik pada calon majikan. Tampaknya seolah-olah seseorang telah dihapus dari layanan karena perilaku yang tidak pantas atau pelanggaran kebijakan organisasi.

Laid Off

Jika Anda diberitahu oleh atasan Anda bahwa Anda dikeluarkan dari layanan karena masa-masa sulit yang dihadapi perusahaan seperti perampingan atau kekurangan anggaran, jelas bahwa Anda dipecat dan tidak diakhiri Seorang karyawan diberhentikan karena alasan yang berada di luar kendalinya. Tidak ada salahnya yang dia lakukan, dan atasannya juga tidak menunjukkan bahwa dia dikeluarkan karena kinerja atau perilaku buruk. Namun, seperti penghentian, PHK juga menandakan bahwa ini adalah pemberhentian paksa dari layanan terhadap keinginan karyawan. Laid off tidak seperti dipecat atau mendapatkan karung karena menyiratkan bahwa tidak ada kesalahan pada karyawan tersebut, dan dia adalah korban dari kebijakan manajemen.PHK sering terjadi ketika perusahaan menghadapi kondisi keuangan yang sulit atau mencoba merestrukturisasi dirinya sendiri.

Apa perbedaan antara Terminated and Laid Off?

• Penghentian terlihat dalam bahaya yang negatif oleh calon atasan sedangkan PHK dipandang tidak bersalah oleh karyawan tersebut. Sebagian besar orang menganggap penghentian sebagai akibat dari kinerja buruk atau perilaku buruk karyawan, sementara PHK dipandang sebagai hasil perampingan atau restrukturisasi organisasi. Penghentian dilihat sebagai tindakan yang disengaja dan permanen sementara PHK dipandang tidak berlaku lagi, dan perusahaan dapat mengembalikan karyawan tersebut di masa depan.