Perbedaan Antara Permintaan dan Permintaan Agregat

Permintaan Agregat vs Permintaan

Permintaan dan permintaan agregat adalah konsep yang saling terkait satu sama lain. Permintaan dan permintaan agregat mewakili perbedaan utama antara studi makroekonomi dan ekonomi mikro. Sementara ekonomi mikro berkaitan dengan permintaan akan barang dan jasa individual tertentu, makroekonomi berkaitan dengan total permintaan seluruh bangsa untuk semua barang dan jasa. Artikel tersebut menawarkan penjelasan yang jelas mengenai permintaan dan permintaan agregat dan menunjukkan kesamaan dan perbedaan utama di antara keduanya.

Permintaan Agregat

Permintaan agregat adalah total permintaan dalam ekonomi pada tingkat harga yang berbeda. Permintaan agregat juga disebut sebagai pengeluaran total dan juga mewakili total permintaan PDB negara tersebut. Rumus untuk menghitung permintaan agregat adalah:

AG = C + I + G + (X-M) , di mana

C adalah pengeluaran konsumen,

I adalah penanaman modal,

G adalah pengeluaran pemerintah,

X adalah ekspor, dan

M menunjukkan impor.

Kurva permintaan agregat dapat diplot untuk mengetahui kuantitas yang diminta dengan harga berbeda dan akan terlihat miring ke bawah dari kiri ke kanan. Ada beberapa alasan mengapa kurva permintaan agregat menurun ke bawah dengan cara ini. Yang pertama adalah daya beli, di mana harga yang lebih rendah meningkatkan daya beli uang. Berikutnya adalah efek suku bunga, di mana tingkat harga yang lebih rendah menghasilkan suku bunga yang lebih rendah dan terakhir merupakan efek substitusi internasional, di mana harga yang lebih rendah menghasilkan permintaan barang produksi yang lebih tinggi dan konsumsi produk luar negeri impor yang lebih rendah.

Permintaan

Permintaan didefinisikan sebagai 'keinginan untuk membeli barang dan jasa yang didukung oleh kemampuan dan kemauan untuk membayar harga'. Hukum permintaan merupakan konsep penting dalam ekonomi, dan itu melihat hubungan antara harga dan kuantitas yang diminta. Undang-undang permintaan menyatakan bahwa karena harga suatu produk meningkatkan permintaan akan produk akan turun, dan karena harga sebuah produk turun, permintaan akan produk akan meningkat (dengan asumsi faktor-faktor lain tidak dipertimbangkan).

Kurva permintaan adalah representasi grafis dari hukum permintaan. Permintaan akan terpengaruh oleh sejumlah faktor yang berbeda seiring harga. Misalnya, permintaan kopi Starbucks akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti harga, harga pengganti lainnya, pendapatan, ketersediaan merek kopi lainnya, dll.

Apa perbedaan antara Permintaan dan Permintaan Agregat?

Permintaan agregat mewakili total penawaran dan permintaan semua barang dan jasa di suatu negara. Permintaan menunjukkan hubungan antara harga produk dan kuantitas yang diminta. Konsep permintaan agregat dan permintaan terkait erat satu sama lain dan digunakan untuk menentukan kesehatan mikroekonomi dan makroekonomi suatu negara, kebiasaan belanja konsumen, tingkat harga, dan lain-lain. Permintaan agregat menunjukkan total pengeluaran seluruh bangsa untuk semua barang dan layanan sementara permintaan berkaitan dengan melihat hubungan antara harga dan kuantitas yang diminta untuk setiap produk individual.

Ringkasan:

Permintaan Agregat vs Permintaan

• Permintaan dan permintaan agregat mewakili perbedaan utama antara studi makroekonomi dan ekonomi mikro.

• Permintaan agregat adalah total permintaan dalam ekonomi pada tingkat harga yang berbeda.

• Permintaan didefinisikan sebagai 'keinginan untuk membeli barang dan jasa yang didukung oleh kemampuan dan kemauan untuk membayar harga'.

• Permintaan agregat menunjukkan total pengeluaran seluruh bangsa terhadap semua barang dan jasa sementara permintaan berkaitan dengan melihat hubungan antara harga dan kuantitas yang diminta untuk setiap produk individual.