Disiplin vs Penyalahgunaan

Anonim

Disiplin vs Penyalahgunaan

Kata-kata disiplin dan pelecehan ada di pusat perhatian dan topik perdebatan hangat di seantero negeri dengan meningkatnya insiden penangkapan orang tua karena penganiayaan anak. Orangtua, ketika mereka mencoba mendisiplinkan anak-anak mereka, sering kali melewati garis pemisah tipis antara disiplin dan pelecehan dan mulai menyalahgunakannya. Insiden ini terjadi di semua bagian masyarakat yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan penguasa dan pembuat undang-undang. Artikel ini mencoba untuk menemukan perbedaan antara kedua perilaku ini untuk membantu pembaca memahami akar masalahnya.

Disiplin

Semua orang tua ingin memiliki anak yang disiplin dan taat. Sementara kebanyakan orang tua percaya pada pujian dan dorongan, sering kali perlu menghukum seorang anak untuk membawa perubahan yang diinginkan dalam perilakunya. Disiplin selalu, dan tetap menjadi salah satu bahan utama mengasuh anak. Semua yang diinginkan orang tua adalah membuat anak-anak mereka mengerti dan menghargai pentingnya dan pentingnya beberapa nilai universal seperti kejujuran, kasih sayang, cinta, integritas, dll. Orangtua ingin anak-anak mereka peduli dan berbagi sehingga mereka tumbuh menjadi ideal. warga. Namun, orang tua membutuhkan pemahaman bahwa menghukum anak-anak mereka agar membuat mereka berperilaku baik dan penuh penghormatan terhadap mereka berbeda dengan mencoba mendisiplinnya.

Penyalahgunaan

Pelecehan atau penganiayaan anak mengacu pada tindakan hukuman yang membahayakan fisik dan emosional anak-anak. Tindakan ini sering diakibatkan oleh kemarahan dan frustrasi orang tua. Kebanyakan orang tua yang menyakiti anak-anak mereka secara fisik atau psikologis percaya bahwa hukuman yang mereka hadapi terhadap anak-anak mereka hanya untuk mendisiplinkan mereka. Pelecehan anak adalah kejahatan yang dapat dihukum oleh undang-undang, dan mencakup semua perilaku orang tua yang dapat membahayakan fisik dan emosional anak-anak dan menghambat perkembangan mereka. Penyalahgunaan tidak hanya menimbulkan kerugian fisik pada anak-anak karena juga mencakup pelecehan emosional, pengabaian, dan bahkan pelecehan seksual yang dapat merusak jiwa anak selamanya.

Apa perbedaan antara Disiplin dan Penyalahgunaan?

• Penyalahgunaan adalah hasil dari kemarahan dan permusuhan sementara cinta dan kasih sayang membuat orang tua memilih disiplin.

• Penyalahgunaan membuat anak takut sedangkan disiplin membuat anak mendengarkan.

• Rasa saling menghormati adalah akar disiplin sementara pelecehan menandakan kekuatan di tangan pengasuh.

• Penyalahgunaan membuat anak merasa dipermalukan sedangkan disiplin membuat dia melihat alasannya.

• Disiplin mengarah pada kemandirian sedangkan pelecehan membuat anak laki-laki menjadi lemah lembut dan patuh.

• Penyalahgunaan dapat menyebabkan hasil berbahaya bagi anak-anak sedangkan disiplin adalah cara yang sehat untuk membuat anak belajar.