Perbedaan Radiasi Elektromagnetik dan Radiasi Nuklir

Anonim

Radiasi Elektromagnetik vs Radiasi Nuklir

Radiasi elektromagnetik dan radiasi nuklir adalah dua konsep yang dibahas dalam fisika. Konsep ini banyak digunakan di bidang seperti optik, teknologi radio, komunikasi, produksi energi, dan berbagai bidang lainnya. Sangat penting untuk memiliki pemahaman yang tepat dalam radiasi elektromagnetik dan radiasi nuklir agar bisa unggul dalam bidang semacam itu. Pada artikel ini, kita akan membahas radiasi elektromagnetik dan radiasi nuklir, definisi, aplikasinya, kesamaan antara radiasi elektromagnetik dan radiasi nuklir, dan akhirnya perbedaan antara radiasi elektromagnetik dan radiasi nuklir.

Radiasi elektromagnetik

Radiasi elektromagnetik, atau yang lebih dikenal dengan radiasi EM, pertama kali diusulkan oleh James Clerk Maxwell. Hal ini kemudian dikonfirmasi oleh Heinrich Hertz yang berhasil menghasilkan gelombang EM pertama. Maxwell menurunkan bentuk gelombang listrik dan gelombang magnetik dan berhasil memprediksi kecepatan gelombang ini. Karena kecepatan gelombang ini sama dengan nilai eksperimen kecepatan cahaya, Maxwell juga mengusulkan bahwa cahaya ternyata merupakan gelombang EM. Gelombang elektromagnetik memiliki medan listrik dan medan magnet berosilasi tegak lurus satu sama lain dan tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang. Semua gelombang elektromagnetik memiliki kecepatan yang sama dalam vakum. Frekuensi gelombang elektromagnetik menentukan energi yang tersimpan di dalamnya. Kemudian ditunjukkan dengan menggunakan mekanika kuantum bahwa gelombang ini sebenarnya adalah paket gelombang. Energi dari paket ini bergantung pada frekuensi gelombang. Ini membuka bidang dualitas gelombang - partikel materi. Kini dapat dilihat bahwa radiasi elektromagnetik dapat dianggap sebagai gelombang dan partikel. Objek yang ditempatkan pada suhu di atas nol mutlak, akan memancarkan gelombang EM setiap panjang gelombang. Energi di mana jumlah maksimum foton dipancarkan tergantung pada suhu tubuh.

Radiasi Nuklir

Reaksi nuklir adalah reaksi yang melibatkan inti atom. Ada beberapa jenis reaksi nuklir. Fusi nuklir adalah reaksi di mana dua atau lebih inti yang lebih ringan bergabung untuk menciptakan inti yang berat. Sebuah fisi nuklir adalah reaksi dimana inti berat dipecah menjadi dua atau lebih inti kecil. Peluruhan nuklir adalah emisi partikel kecil dari inti yang tidak stabil. Reaksi nuklir belum tentu memuaskan konservasi massa atau konservasi energi melainkan konservasi massa - energi sudah memuaskan. Radiasi nuklir adalah radiasi elektromagnetik yang dipancarkan dalam reaksi semacam itu.Sebagian besar energi ini dipancarkan di daerah sinar-X dan sinar gamma dari spektrum elektromagnetik.

Apa perbedaan antara Radiasi Elektromagnetik dan Nuklir?

• Radiasi nuklir hanya dipancarkan dalam reaksi nuklir namun radiasi elektromagnetik dapat dipancarkan dalam situasi apapun.

• Radiasi nuklir adalah radiasi elektromagnetik yang terjadi pada reaksi nuklir. Radiasi nuklir biasanya sangat tembus sehingga bisa sangat berbahaya, namun hanya radiasi elektromagnetik berenergi tinggi yang berbahaya.

• Radiasi nuklir terutama terdiri dari sinar gamma dan sinar elektromagnetik berenergi tinggi serta partikel kecil seperti elektron dan neutrino. Radiasi elektromagnetik hanya terdiri dari foton.