Perbedaan antara herbisida dan insektisida Perbedaan Antara

Anonim

Herbisida vs Insektisida

Apa yang Anda gunakan saat Anda ingin menyingkirkan gulma broadleaf tersebut, atau sial semut Api? Semua petani, dan tukang kebun yang paling rajin, menggunakan herbisida dan insektisida, dan tentu saja ada perbedaan dalam penggunaan produk ini. Artikel ini akan menunjukkan perbedaan dan tujuan kedua produk ini.

Penggunaan yang Dimaksudkan

Herbisida dikembangkan untuk membunuh tanaman. Orang menggunakan herbisida yang berbeda untuk membunuh gulma di pekarangan dan tempat tidur bunga, tapi juga digunakan untuk membasmi tanaman yang tumbuh di sepanjang tanggul kereta api dan lokasi industri. Herbisida juga dikembangkan agar hanya efektif pada jenis tanaman yang dimaksud.

Insektisida dikembangkan untuk membunuh serangga. Petani menggunakan berbagai insektisida untuk membasmi serangga yang merugikan pertumbuhan tanaman. Berbagai jenis insektisida digunakan untuk menargetkan telur atau larva serangga, dan beberapa varietas membasmi serangga dewasa. Pemilik rumah menggunakan insektisida untuk menghancurkan rayap, semut, kecoak, dan hama lainnya yang menyerang rumah dan halaman sekitarnya.

Penggunaan asli

Taktis herbisida, seperti garam, telah digunakan selama ribuan tahun, berasal dari orang Romawi sekitar 150BC. Mengasir tanah mencegah tanaman pertanian tumbuh, dan terus digunakan sampai tahun 1940-an, ketika ilmuwan menemukan metode yang berhasil untuk membedakan satu tanaman dengan tanaman lainnya, dan menghilangkan pertumbuhan yang tidak diinginkan.

Ekstrak botani, seperti nikotin, rotenon, atau pyrethrum, digunakan selama ratusan tahun untuk mengendalikan penghancuran serangga dari tanaman. Ini terus digunakan di seluruh dunia, namun senyawa kimia modern lebih banyak digunakan.

Jenis

Ada berbagai jenis herbisida yang menargetkan jenis tanaman tertentu. Ini termasuk yang berikut:

· Spektrum herbisida luas yang membunuh semua jenis tanaman; umumnya digunakan untuk kebutuhan lansekap, utilitas kanan-jalan, dan pinggir jalan.

· Taktis herbisida. yang digunakan dalam sistem penyemprotan udara untuk secara efisien membunuh berbagai macam dedaunan.

· Selektif herbisida, yang ditargetkan pada jenis tanaman dan gulma tertentu, seperti gulma atau gulma luas.

Ada berbagai insektisida yang digunakan untuk berbagai fungsi. Ini termasuk:

· Insektisida sistemik ditempatkan pada tanaman yang diberi serangga.

· Hubungi insektisida disemprot langsung pada serangga.

· Insektisida alami, seperti ekstrak nikotin, nimba, dan ekstrak piretrum, secara fisik beracun bagi serangga; Namun, beberapa di antaranya dilarang karena kontaminasi makanan.

· Insektisida organik dibuat dengan bahan kimia dan senyawa lainnya.

· Insektisida anorganik dibuat dengan logam dan beberapa jenis arsenat, seperti sulfur atau arsen; Namun, beberapa di antaranya dilarang juga. Keuntungan dan Kerugian

Beberapa keuntungan dari herbisida termasuk kemudahan penggunaan, kecepatan kerusakan, keamanan, dan biaya. Beberapa kelemahannya termasuk toksisitas pada hewan dan manusia, dan kerusakan lingkungan. Beberapa keuntungan dari insektisida meliputi produksi hasil panen yang lebih tinggi, karena serangga yang merusak berkurang, dan populasi serangga yang baik dikendalikan. Kekurangan ditunjukkan saat penggunaan racun yang merusak secara berlebihan dan mempengaruhi mikroorganisme mikro, serta saat mereka memasuki persediaan makanan, dan mempengaruhi manusia dan hewan.

Ringkasan:

1. Herbisida digunakan untuk membunuh gulma di pekarangan dan tempat tidur bunga, namun insektisida digunakan untuk membunuh serangga dan cacing yang menginfeksi tanaman.

2. Insektisida juga bisa digunakan untuk membunuh hama kecil, seperti rayap dan semut, yang menyerang rumah, sementara herbisida pada dasarnya digunakan untuk menghancurkan gulma.