Perbedaan Antara Oak and Pine Perbedaan Antara

Anonim

Oak vs Pine

Oak dan pinus adalah dua varietas kayu yang sering digunakan untuk membuat perabotan. Ada sedikit kesamaan antara dua varietas kayu ini. Jadi akan lebih mudah untuk mengidentifikasi mana yang pohon ek dan mana yang pinus.

Pertama, kayu ek adalah kayu keras sedangkan pinus termasuk varietas kayu lunak. Ini berarti oak lebih berat dan lebih tahan pakai. Di sisi lain, pinus cukup berat dan jauh lebih ringan dari pada pohon ek. Namun, pinus memiliki kekakuan yang sangat baik yang memungkinkannya menahan goncangan.

Pohon Oak tumbuh sangat lambat sementara pinus memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat. Karakteristik ini mempengaruhi biaya setiap jenis kayu. Oak lebih mahal karena petani menginvestasikan banyak waktu merawat pohon. Dan karena pinus tumbuh lebih cepat, petani bisa menjual varietas kayu ini dengan harga lebih murah.

Oak umumnya memiliki warna merah. Itu sebabnya furnitur oak biasanya memiliki warna dan skema warna yang lebih gelap. Pine memiliki warna krem ​​putih. Beberapa varietas pinus sangat putih sedangkan ada juga varietas yang berwarna kekuningan.

Kedua varietas kayu itu selesai dengan baik. Namun, ek biasanya diwarnai untuk meningkatkan warna gelapnya sementara kebanyakan pembuat furnitur menyelesaikan kayu pinus dengan pernis hanya untuk menjaga warna putih bersih.

Oak digunakan terutama untuk membuat perabotan tradisional. Warna dan pola ek yang berbeda membuat kayu ini ideal untuk perabotan yang dirancang secara tradisional. Karena ek lebih kuat dan tahan pakai, itu juga digunakan sebagai lantai dan untuk bangunan kapal. Pine di sisi lain digunakan untuk membuat perabotan ringan modern. Kursi pinus, meja, lemari, tempat tidur, dan kursi goyang sangat umum saat ini.

Oak dan pinus adalah varietas kayu kokoh. Namun, perhatikan bahwa ek itu berat, berwarna gelap dan tahan pakai sementara pinus ringan, keputihan, dan bisa lebih baik menahan atau menyerap kejutan.