Perbedaan Antara Piramida dan Prisma Perbedaan Antara

Anonim

Piramid vs Prisma

Kebanyakan orang memiliki kesalahpahaman bahwa prisma sama dengan piramida. Namun, perlu diketahui bahwa keduanya sebenarnya berbeda. Mari kita lihat perbedaan mereka menggunakan sudut pandang geometri.

Piramid, dalam geometri, adalah polihedron yang dibentuk dengan menghubungkan dasar poligonal dan titik yang disebut puncak. Setiap tepi dasar dan puncak membentuk segitiga. Dasar piramida bisa berbentuk trilateral, segiempat atau poligon. Versi yang paling umum adalah piramida kuadrat.

Piramida sering dianggap sebagai struktur segitiga, biasanya ditemukan di Mesir. Ini adalah bangunan terbesar di Bumi selama ribuan tahun. Struktur ini dirancang dengan mayoritas berat badan mereka lebih dekat ke tanah. Ini memungkinkan peradaban awal untuk menciptakan struktur monumental yang lebih stabil.

Di sisi lain, sebuah prisma juga terbuat dari polyhedron, terbuat dari dasar poligonal, namun dengan salinan terjemahannya, dan wajah penggabung yang berhubungan dengan sisi-sisinya. Wajah bergabung membentuk jajar genjang, dan bukan segitiga.

Sebuah prisma, di optik, mengacu pada elemen optik transparan, dengan permukaan yang dipoles yang membiaskan cahaya. Yang paling umum adalah prisma segitiga. Ini terdiri dari dasar segitiga dan segi empat, itulah sebabnya istilah sehari-hari 'prisma' biasanya mengacu pada tipe ini. Prism biasanya terbuat dari kaca, namun bisa dibuat dengan bahan transparan yang bisa membiaskan, merefleksikan atau memecah cahaya.

Ringkasan:

1. Sebuah piramida memiliki basis dan titik penghubung, sementara prisma memiliki dasar, bersama dengan salinan terjemahannya.

2. Sisi atau wajah yang terbentuk di piramida selalu segitiga, sementara di prisma, mereka biasanya membentuk jajar genjang.

3. Sebuah piramida sering dianggap sebagai bangunan yang kokoh, sementara prisma mengacu pada sesuatu yang transparan, dan bisa membiaskan, memantulkan atau membagi cahaya.