Perbedaan Antara SSD dan Hard Drive Perbedaan Antara

Anonim

SSD vs Hard Drive

Hard drive telah menjadi media penyimpanan pilihan untuk waktu yang sangat lama karena kapasitasnya yang sangat tinggi. dan daya tahan. Data pada hard drive disimpan pada cakram logam yang disebut piring-piring yang diputar berputar agar lengan bergerak dapat membaca data magnetik pada disk. Teknologi saat ini yang mulai bersaing dengan hard drive adalah Solid State Drive atau SSD. Ini menyimpan data dalam modul memori flash yang memberi mereka banyak kelebihan dibanding hard drive.

Piring pemintal dan lengan yang bergerak dalam hard drive menciptakan banyak masalah yang tidak diinginkan yang tidak ada pada SSD. Yang pertama adalah konsumsi daya. Mengubah energi listrik menjadi energi mekanik selalu menghabiskan banyak tenaga dan menciptakan panas sebagai produk sampingan. Bagian yang bergerak juga membuat hard drive rentan terhadap kerusakan akibat benturan. SSD tidak menderita masalah ini karena tidak memiliki komponen yang bergerak sehingga ideal untuk laptop dan perangkat mobile lainnya.

Kecepatan data dibaca dan ditulis dari drive merupakan faktor yang sangat signifikan untuk drive. Dalam aspek ini, SSD juga menang dengan margin yang besar karena ia bertindak seperti RAM di komputer Anda. Data mudah ditulis dan dibaca dari SSD tidak seperti hard drive dimana lengan perlu diposisikan ke tempat yang tepat lalu menunggu piringnya cukup berbelok sehingga lengan bisa membaca datanya.

Faktor pembatas dalam proliferasi umum SSD saat ini adalah harganya. SSD jauh lebih mahal dibandingkan hard drive per gigabyte storage, meski kelebihannya melebihi biaya pada perangkat mobile seperti laptop. SSD juga menderita sejumlah kecil penulisan sebelum elemen memori tertentu gagal. Ini adalah sifat yang dimiliki oleh semua memori berbasis flash, walaupun jumlah penulisan spesifik sebelum kegagalan dapat bervariasi dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Pabrik memerangi ini dengan metode yang disebut wear leveling, di mana mereka menemukan bagian memori yang paling sering digunakan untuk menulis data baru. Hal ini memungkinkan drive bertahan lebih lama dan elemen memori individual gagal pada waktu yang hampir bersamaan.

Ringkasan:

1. SSD tidak memiliki komponen mekanis seperti hard drive.

2. SSD bisa mencapai kecepatan yang jauh lebih cepat dibanding harddisk.

3. SSD dapat mempertahankan kekuatan lebih banyak dari dampak dibandingkan dengan hard drive.

4. SSD mengkonsumsi daya lebih kecil dari pada hard drive.

5. SSD memiliki jumlah penulisan yang sangat terbatas sebelum gagal.

6. SSD lebih mahal dari pada harddisk.