Perbedaan antara Yoga dan Pilates Perbedaan antara
Yoga dan Pilates
Sementara Joseph Pilates juga menyebut metode '
Contrology' yang menyatakan bahwa metodenya menggunakan pikiran untuk mengendalikan tubuh, yoga secara tradisional dipandang sebagai sains yang menggunakan tubuh, terutama nafas, untuk mengendalikan pikiran. Namun, kesadaran nafas, kesejajaran tulang belakang dan penguatan otot adalah bagian inti dari kedua sistem. Tapi, pilates termasuk aerobik dan beberapa postur yoga juga.
yama (berpantang dari kekerasan, berbohong, menginginkan, sensualitas dan rasa memiliki), niyama
(kemurnian, kepuasan, penghematan, studi dan menyerah kepada tuhan), asana (posisi duduk untuk meditasi), pranayama (kontrol nafas dan latihan lainnya), pratyahara (penarikan dari keterikatan luar) dharana (konsentrasi), dhyana (meditasi) dan samadhi (pembebasan). Joseph Pilates mendefinisikan aspek sistemnya sebagai berikut: bernapas (untuk mengedarkan darah dengan benar), berpusat (untuk menempatkan agar otot inti yang berhubungan dengan perut, punggung bawah, pinggul dan bokong), konsentrasi (fokus intens selama latihan dan bahkan saat berdiri), kontrol (seperti pada kontrol otot), presisi (ketepatan pergerakan dan teknik), aliran atau efisiensi gerakan dan penggunaan peralatan. Sementara pilates adalah rangkaian latihan dasar, yoga memiliki ratusan asana (postur) karena tidak hanya memperbaiki berbagai fungsi tubuh namun juga menyembuhkan masalah. Saat ini, yoga dan pilates dipraktekkan di seluruh dunia namun tidak dilakukan tanpa bimbingan seorang guru yang berkualifikasi. Banyak sekolah kebugaran fisik di seluruh dunia sekarang mengintegrasikan pilates dan yoga dalam kursus mereka.