Perbedaan Antara Minyak Krill dan Minyak Ikan Perbedaan antara

Anonim

Krill Minyak Minyak Mentah dan Minyak Ikan sangat populer sebagai suplemen harian untuk banyak masalah kesehatan seperti kehilangan lemak, radang, nyeri sendi, tingkat mood, dan masalah terkait jantung. Meskipun mereka memiliki manfaat yang hampir sama, mereka memiliki banyak perbedaan di antara keduanya.

Minyak Krill didapat dari krustasea kecil. Krill terutama memakan plankton. Minyak ikan didapat dari ikan yang tinggal di perairan dingin dan dalam. Umumnya minyak ikan dikembangkan dari mackerel, tuna, salmon, sardines, dan cod.

Ketika membandingkan dua minyak, minyak krill lebih kuat dan lebih efektif daripada minyak ikan dalam banyak hal. Kedua minyak krill dan minyak ikan mengandung asam lemak Omega 3. Tapi asam lemak Omega 3 hadir dalam minyak krill lebih bio-tersedia daripada yang ada dalam minyak ikan. Artinya minyak krill lebih baik untuk perubahan mood, gangguan terkait otak, dan OCD.

Saat membandingkan antioksidan, minyak krill mengandung lebih banyak daripada minyak ikan. Selain itu, antioksidan dalam minyak krill mudah diserap ke dalam tubuh dan juga lebih efektif daripada minyak ikan.

Sementara minyak ikan diketahui cepat tengik, minyak krill tidak seperti itu. Bila dibandingkan dengan minyak ikan, minyak krill mengandung lebih banyak asam eicosapentaeneoic. Kehadiran asam eicosapentaeneoic inilah yang membuatnya lebih efektif untuk depresi dan gangguan lainnya. Minyak Krill juga dikenal sebagai sumber astaxanthin. Minyak Krill juga hadir dengan kadar merkuri, PCB, logam berat, dan dioksin rendah.

Bila menggunakan minyak ikan, orang bisa menemukan aftertaste, tapi ini tidak terlihat dengan minyak krill. Dalam perbandingan biaya, minyak krill lebih mahal dari pada minyak ikan. Namun, dosis minyak krill lebih kecil dari minyak ikan.

Ringkasan:

1. Minyak Krill didapat dari krustasea kecil. Minyak ikan didapat dari ikan yang tinggal di perairan dingin dan dalam. Umumnya minyak ikan dikembangkan dari mackerel, tuna, salmon, sardines, dan cod.

2. Asam lemak Omega 3 hadir dalam minyak krill lebih bio-tersedia daripada yang ada dalam minyak ikan.

3. Saat membandingkan antioksidan, minyak krill mengandung lebih dari minyak ikan.

4. Sementara minyak ikan diketahui cepat tengik, minyak krill tidak seperti itu.

5. Minyak Krill juga dikenal sebagai sumber astaxanthin. Minyak Krill juga hadir dengan kadar merkuri, PCB, logam berat, dan dioksin rendah.

6. Bila dibandingkan dengan minyak ikan, minyak krill mengandung lebih banyak asam eicosapentaeneoic.