Perbedaan Antara Ovulasi dan Kesuburan Perbedaan Antara

Anonim

Ovulasi vs Kesuburan

Semua organisme hidup memiliki kemampuan untuk mereproduksi dan melahirkan keturunan yang mungkin identik atau berbeda dari orang tua. Proses ini disebut reproduksi dan bisa jadi aseksual atau seksual. Reproduksi aseksual dilakukan bukan melalui kawin tapi melalui fisi, tunas, dan fragmentasi.

Reproduksi seksual dilakukan melalui kawin jantan dan betina dari spesies hewan apapun. Ini adalah pembentukan organisme baru dan menggunakan bahan genetik dua organisme dari jenis kelamin yang berbeda. Reproduksi seksual yang berhasil hanya bisa dilakukan jika organisme jantan dan betina subur selama masa ini.

Menjadi subur atau subur adalah kemampuan organisme untuk bereproduksi dan memberi kehidupan. Ini adalah kekuatan alami organisme untuk mengandung dan memiliki keturunan melalui aktivitas seksual normal. Saat itulah seorang pria menghasilkan sperma matang dan seorang wanita menghasilkan telur matang yang bila digabungkan membentuk organisme lain yang disebut embrio.

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesuburan, beberapa di antaranya adalah: budaya, perilaku seksual, nutrisi, cara hidup, waktu, dan hormon seksual yang dikeluarkan oleh kelenjar pituitary. Siklus hormon pada pria dan wanita menunjukkan apakah pria itu jantan dan mudah menghasilkan sperma sehat dan jika wanita itu subur dan siap untuk mengalami ovulasi.

Kesuburan pada pria menurun seiring bertambahnya usia karena jumlah sperma mereka secara bertahap berkurang seiring bertambahnya usia meskipun juga bergantung pada volume serta motilitas dan morfologi sperma. Kesuburan pada wanita mencapai puncaknya pada usia 22 sampai 26 terutama selama beberapa hari sebelum siklus menstruasi mereka. Masa subur seorang wanita biasanya berlangsung selama satu atau dua hari dan terjadi setelah ova atau telur dilepaskan dari indung telur. Ketika ovarium wanita menghasilkan telur matang dan melepaskannya ke dalam tuba falopi untuk dibuahi, ovulasi terjadi.

Ini adalah proses siklus menstruasi seorang wanita dimana folikel ovarium melepaskan ovum matang. Ini memiliki tiga fase: fase preovulasi yang juga dikenal sebagai fase folikuler, fase ovulasi, dan fase postovulasi yang juga dikenal sebagai fase luteal. Ovulasi dikendalikan oleh hipotalamus dan kelenjar pituitari yang melepaskan hormon seperti hormon luteinizing (LH) dan hormon perangsang folikel (FSH). Ovulasi dapat ditentukan oleh cairan serviks yang dilepaskan yang seharusnya menyerupai putih telur.

Ringkasan:

1. Kesuburan adalah kemampuan organisme untuk bereproduksi sedangkan ovulasi adalah produksi dan pelepasan ovum matang atau telur.

2. Kesuburan pada wanita mempercepat timbulnya ovulasi, dan bila dipasangkan dengan jantan jantan, pembuahan terjadi.

3. Bagi pria dan wanita, kesuburan pada puncaknya pada awal sampai akhir 30-an sementara ovulasi pada wanita terjadi 10 sampai 16 hari sebelum menstruasi.

4. Kesuburan adalah saat hormon organisme matang dan siap untuk reproduksi sedangkan ovulasi adalah ketika tubuh wanita melepaskan sel telur dan siap untuk hamil.

5. Kesuburan diamati pada organisme jantan dan betina sementara ovulasi hanya diamati pada wanita.